PKS: Masyarakat Disuruh Ternak Kalajengking, Apa Itu Cerdas?

0
144
Deklarasi gerakan #2019GantiPresiden di luar Monas, Jakarta Pusat. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Politikus Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera mengatakan gerakan #2019GantiPresiden merupakan upaya untuk memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.

“Kita ingin melakukan pendidikan politik, cukup sudah pencitraan, cukup sudah upaya membodohi masyarakat,” ujar Mardani di acara deklarasi akbar relawan nasional #2019GantiPresiden di luar Monas, Jakarta Pusat, Minggu (6/5/2018).

Namun dalam orasinya, penggagas gerakan #2019GantiPresiden tidak menerangkan maksud kata membohongi masyarakat. Tapi, Mardani menyinggung pidato Presiden Joko Widodo soal racun kalajengking.

“Masyarakat disuruh ternak kalajengking, masyarakat suruh masuk gorong-gorong, apa itu cerdas?,” kata dia.

Memang, saat menghadiri acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2018, Presiden Jokowi mengatakan komoditas yang paling mahal di dunia saat ini bukan emas, melainkan racun kalajengking. Jokowi mengatakan racun itu seharga Rp 145 miliar per liter.

Menurut Mardani, baik buruknya Indonesia tergantung dari pemimpinnya.

“Kami menyatakan 2019 ganti presiden, kita darurat ekonomi, kita darurat korupsi, tapi ada presiden sibuk naik (motor) chopper. Dengan ini rakyat akan tahu siapa yang bekerja dengan benar dan bekerja-bekerjaan,” kata Mardani.

Sumber: Suara.com

Berita sebelumyaWabah Norovirus Menyerang California dan Kanada, Wabah Apa Itu?
Berita berikutnyaWaketum Gerindra Curiga Ada Mafia BUMN Mau Lengserkan Rini