Begini Persiapan Pembagian Sembako Gratis yang Berujung Maut di Monas

0
82
Pembagian sembako di Monas oleh Forum Untukmu Indonesia

Kuasa Hukum Forum Untukmu Indonesia (FUI) Henry Indraguna menjelaskan, pembagian sembako gratis yang diselenggarakan FUI di Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu (28/4/2018) lalu telah dipersiapkan dengan matang dan dilaksanakan secara bertanggung jawab. Henry mengklaim bahwa panitia bertanggung jawab pula atas sampah, taman Monas hingga mematuhi Peraturan Gubernur (Pergub).

Untuk diketahui, dua anak warga Pademangan, Jakarta Barat tewas menjadi korban dari acara pembagian sembako yang dilaksanakan panitia dari Forum Untukmu Indonesia di Lapangan Monas, Sabtu (28/4/2018) lalu.

Korban diketahui Adinda Rizki bersama Mahesha Janaedi. Keduanya berusia 12 tahun dan 10 tahun, harus kehilangan nyawa karena berdesak-desakan dan ada investigasi lanjutan berkaitan dengan penyebab kematian kedua korban yang diderita pada saat terjadinya acara tersebut.

“Faktanya ada150 dokter yang stand by di lokasi, ada lima ambulance dan kerja sama dengan empat rumah sakit. Panitia ada sebanyak 1500 orang yang berjaga. Pembagian sembako dilakukan dengan lima jalur, satu jalur ada 100 sampai 150 panitia yang jaga,” kata Henry saat konferensi pers di Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jumat (4/5/2018).

Henry juga mengaku bahwa klien nya telah melakukan evaluasi internal terkait dugaan tewasnya dua anak pada saat pembagian sembako gratis. Sampai saat ini, pihaknya juga tengah melakukan proses pemeriksaan terkait dokumen acara yang didokumentasikan lengkap melalui drone yang diterbangkan saat acara berlangsung.

Pemeriksaan ini dlakukan, pasalnya sampai saat ini belum diketahui kapan ibu korban datang ke lokasi, bagaimana membawa anak hingga bagaimana jatuhnya korban bisa terjadi.

“Ada dokumen lengkap, nanti cek dulu video dari drone terkait kejadian, meninggal karena jatuh atau didorong, semua ada dokumentasinya,” tukas Henry.

Lebih lanjut Henry juga memastikan bahwa acara tersebut bebas akan unsur politik yang juga santer diberitakan. Sebanyak sekitar 100 ribu kupon yang dibagikan pada masyarakat yang hadir pula tidak ada cap atau identitas dari partai politik (parpol) manapun.

“Tidak asa unsur politik. Berita banyak miring sekali. Padahal itu acara pengusaha, ngumpul dan berbagi,” tegas Henry.

Sumber: Netralnews.com

Berita sebelumya8 Bisnis Ini Bikin Dompet Tambah Gendut Sambut Lebaran
Berita berikutnyaIndustri Alkes Keluhkan Rendahnya Penawaran Pemerintah dalam E-Katalog