Stop Bullying di Sekolah, Ini Rekomendasi KPAI

0
99
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti. (NNC/Martina Rosa)

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengatakan, perundungan atau bullying berdampak negatif terhadap semua pihak yang terlibat, baik terhadap target (korban bullying), pelaku bullying, bystander/Saksi (yang menyaksikan kejadian bullying) dan terhadap sekolah jika terjadi di lembaga pendidikan.

Retno juga mengatakan, bullying biasanya terjadi berulang dalam jangka waktu yang cukup panjang dan umumnya ada relasi tak seimbang antara korban dengan pelaku.

Dampak bullying yang dirasakan anak korban diantaranya adalah mengalami depresi (murung, engan bergaul, ketakutan), kurang menghargai diri sendiri, memiliki masalah kesehatan akibat psikologis dan prestasi akademik menurun, serta dapat memiliki pikiran untuk bunuh diri.

“Anak korban dan anak saksi bullying harus dibantu agar bisa melindungi dirinya dari bullying dan membantu anak korban bullying. Hal ini bisa dilakukan dengan mendorong rehabilitasi korban bully yang sangat penting, karena akan mengobati luka batinnya sehigga tidak akan memiliki perasaan pembalasan,” kata Retno bertepatan dengan Peringatan Hari Anti Bullying Sedunia, Jumat (4/5/2018).

Tidak hanya itu, kata Retno, pelaku bullying sebagian besar pernah menjadi korban bully. Oleh karena itu pelaku juga menurut KPAI harus direhabilitasi kejiwaannya, agar secara psikologis dapat pulih dari perasaan dendam dan tersakiti.

Pernyataan ini disampaikan Retno, karena tindakan bullying kerap terjadi dikalangan anak-anak dan remaja sebenarnya sangat memprihatinkan. Bahkan beberapa kasus menunjukkan bahwa anak korban bullying sangat tertekan hingga memutuskan bunuh diri.

Sebuah studi bahkan mengatakan bahwa hanya terdapat 20 persen orang ikut campur tangan jika menyaksikan atau mengetahui kasus bully. Tandanya sebesar 80 persen orang lainnya abai atau tidak berbuat apa-apa saat menyaksikan atau mengetahui kasus bullying di sekitarnya.

Sumber: Netralnews.com

Berita sebelumyaPrabowo dan Rachmawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Berita berikutnyaPrabowo Bilang, Era Jokowi sebagai Ekonomi Kebodohan? Ini Penjelasannya