Jusuf Kalla, OSO, Bamsoet Saksikan Pemusnahan Sabu 2,6 Ton di Monas

0
100

Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin upacara pemusnahan sabu seberat 2,6 ton di Monas, Jakarta Pusat. Jusuf Kalla didampingi Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD Oesman Sapta, Kepala BNN Komjen Heru Winarko, dan Kepala Bareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto.

Kepala BNN Komjen Heru Winarko mengatakan pemusnahan sabu tersebut berasal dari dua kasus dengan delapan tersangka. Dua kasus tersebut terungkap berkat kerja sama BNN, Bareskrim Polri, TNI dan Bea Cukai.

“Kasus ini terungkap bermula pada awal Oktober 2017, BNN menerima info melalui kerja sama internasional bahwa akan ada pengiriman narkoba jenis sabu dalam jumlah besar ke wilayah Indonesia menggunakan kapal laut,” kata Heru dalam sambutannya.

Dalam kesematan itu dijelaskan, pada awal Desember 2017, BNN meneruskan informasi ke Australian Federal Police (AFP) bahwa ada kapal yang dicurigai berisi narkoba menuju Australia.

“Kemudian 21 Desember 2017, AFP menginfokan bahwa pihak otoritas Australia telah berhasil menyita 1,2 ton sabu namun kapal pembawa (sabu) tidak tertangkap, diperkirakan kapal yang lolos tersebut masih membawa narkoba hampir 1,1 ton,” rinci Heru Winarko.

Ada juga, berkat kerjasama TNI AL dan BNN, pada 7 Februari 2018, berhasil dicegat sebuah kapal bernama Sunrise Glory di Selat Philip, Batam yang belakangan diketahui berisi sabu dengan berat hampir 1,1 ton dengan 4 orang ABK.

Dijelaskan, dalam kasus ini, Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim berhasil mencegat dan menyita kapal di perairan Anambas, Kepri yang membawa 1,6 ton sabu. Tersangka yang ditangkap dalam kasus tersebut empat orang.

Menurut Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto, bahwa, pemusnahan sabu 2,6 Ton ini dilakukan secara simbolis. Ada Sebanyak 20 Kg narkotika jenis sabu ini yang akan dimusnahkan di monas.

“Ada 20 kilogram (sabu) yang dimusnahkan di incinerator di Monas,sisa sabu akan dimusnahkan di Garbage Plant, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.Ini merupakan pengungkapan dan pemusnahan narkoba terbesar sepanjang sejarah, kata Heru Winarko.

Sumber: Netralnews.com

Berita sebelumyaMobil Mewah Tabrak Sepeda Motor, Empat Orang Tewas
Berita berikutnyaSergio Ramos: Real Madrid Tidak Takut Pada Mohamed Salah