Saudi Rudal Pemberontak Yaman, 50 Tewas!

0
141
Ilustrasi Arab Saudi rudal pemberontak Houthi, Yaman (Reuters)

Pasukan Arab Saudi kembali meluncurkan rudal kepada pemberontak Yaman, Houthi. Saluran berita milik negara Saudi, Al Arabiya menyatakan, lebih dari 50 pemberontak tewas dalam serangan semalam di sebuah Gedung Kementerian Dalam Negeri Houthi pada Jumat, (27/4), termasuk dua pejabat tingkat tinggi Houthi.

Sebuah gambar yang menyertai laporan TV Al Arabiya muncul menunjukkan bagian luar rumah warga sipil yang bopeng akibat serangan peluru. “Sebuah gedung polisi yang berdekatan dengan kementerian yang dikendalikan Houthi juga diserang,” ujar laporan TV Al Arabiya.

Serangan tersebut dilakukan saat Houthi mengadakan pemakaman besar-besaran untuk dua komandan di Sanaa, salah satunya adalah Saleh Al Sammad. Ia meninggal terkena serangan rudal pasukan koalisi Arab Saudi.

Arab Saudi terus menyerang pemberontak Houthi di Yaman
Arab Saudi terus menyerang pemberontak Houthi di Yaman (Jerusalem Post)

Enam truk pick-up membawa mayat para pemimpin dan anggota Houthi lainnya yang tewas di tempat akibat serangan itu. Pertahanan udara Saudi dilaporkan mencegat empat rudal yang ditembakkan oleh pemberontak Houthi di provinsi selatan Jazan di Saudi dekat perbatasan dengan Yaman.

Juru Bicara Direktorat Pertahanan Sipil Jazan, Kolonel Yahya Abdullah Al Qahtani mengatakan, pecahan peluru dari proyektil mengakibatkan kematian seorang warga. Pemberontak Houthi telah menembakkan lebih dari 100 rudal balistik menuju Kerajaan Arab Saudi.

Ini menyebabkan beberapa korban. Serangan itu juga memicu tuduhan kalau Iran menyediakan rudal untuk sekutu Houthi mereka. Teheran dan Houthi menyangkal tuduhan itu.

Kelompok pemberontah Houthi mengatakan, pihaknya berjuang untuk kedaulatan Yaman dan melawan kekuatan yang didukung barat untuk mendominasi negara itu. Lebih dari 10.000 orang telah terbunuh.

Sedikitnya 1.600 sekolah rusak atau hancur dalam serangan itu. Lebih dari empat juta anak-anak Yaman tidak dapat bersekolah.

Yaman sekarang berada di ambang kelaparan. Koalisi yang dipimpin Saudi memberlakukan blokade total terhadap pelabuhan Yaman pada November sebagai pembalasan atas serangan rudal Houthi terhadap Saudi.

Sumber: Jawapos.com

Berita sebelumyaRusia Tertawakan Usulan AS Beri Hadiah Nobel Perdamaian untuk Trump
Berita berikutnyaBeri Dukungan, Dubes Palestina Sampaikan Terima Kasih Indonesia