Trump Umumkan Waktu Pertemuannya dengan Kim Jong Un

0
143
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump berencana bertemu Kim Jong Un tiga atau empat pekan ke depan. (Brendan McDermid/Reuters)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pertemuannya dengan Korea Utara bisa jadi berlangsung dalam waktu tiga atau empat minggu ke depan. Dilansir dari BBC, Minggu (29/4), Trump sepertinya juga antusias dengan rencana tersebut.

“Ini akan menjadi pertemuan yang sangat penting, denuklirisasi di semenanjung Korea,” katanya.

Dia pun berharap negosiasi mengenai denuklirisasi semenanjung Korea bisa berjalan sukses. Namun, Trump menambahkan bahwa dia siap untuk pergi jika pembicaraan tidak berhasil. Sejauh ini, Korea Utara belum mengomentari secara terbuka pernyataan terbaru Trump.

Donald Trump dan Kim Jong Un

Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un akan menjadi peristiwa yang dinantikan.(Getty Images)

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan bahwa dia telah melakukan pembicaraan yang baik dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Pyongyang baru-baru ini.

Pada Jumat (27/4), Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In juga setuju untuk bekerja untuk membersihkan semenanjung dari senjata nuklir. Pertemuan puncak antar pemimpin Korea di perbatasan terjadi hanya beberapa bulan setelah retorika yang seakan memancing perang dari Korea Utara.

Kim Jong Un menjadi pemimpin Korea Utara pertama yang menginjakkan kaki di Korea Selatan sejak akhir Perang Korea pada tahun 1953. Selama bertahun-tahun, Pyongyang bersikeras bahwa mereka tidak akan pernah menyerahkan persenjataan nuklirnya, yang diklaimnya perlu mempertahankan diri terhadap agresi dari AS.

Sebelumnya pada Sabtu (28/4), Trump menuliskan di twitter-nya bahwa hal-hal berjalan baik dan persiapan yang sedang dibuat untuk pertemuan puncaknya dengan Kim Jong Un.

Secara terpisah, Pompeo juga mengatakan kepada ABC News bahwa Kim Jong Un siap untuk meletakkan peta yang akan mencapai kesepakatan denuklirisasi. Pompeo menggambarkan pemimpin Korea Utara terlihat “sangat siap” selama pembicaraan mereka di Pyongyang.

Para pejabat AS masih memutuskan tempat pembicaraan antara Presiden Trump dan Kim Jong Un. Sejauh ini, lokasi yang menjadi pertimbangan adalah Mongolia dan Singapura.

Sumber: Jawapos.com

Berita sebelumyaMengerikan, Arkeolog Temukan Ratusan Kerangka Anak-anak Korban Tumbal
Berita berikutnyaHendak Santap Makanan Minuman, Ini Bedanya Antara Rasa dan Selera