KPK Sisir Penerima Dana Korupsi Pengadaan Alquran di Kementerian Agama

0
274

Penyidik KPK saat ini tengah menyisir anggota dewan dan politikus yang menerima aliran dana korupsi pengadaan Alquran di Kementerian Agama. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Laode M Syarif di Jakarta.

Disinyalir ada dugaan uang mengalir ke anggota Dewan Pembina Partai Golkar Priyo Budi Santoso. Ini terungkap setelah tersangka kasus korupsi Pengadaan Alquran, Fahd El Fouz mengatakan Priyo menerima fee lewat dirinya saat ia menjabat sebagai wakil ketua DPR.

 

“Kalau soal nama-nama yang‎ disebut oleh Fahd itu pastinya jadi bagian pengembangan dari kasus ini,” kata Syarif.

Seperti diketahui, Fahd pernah mengatakan Priyo dapat jatah 1 persen dari proyek laboratorium komputer senilai Rp 31,2 miliar dan3,5 persen dari proyek pengadaan Alquran tahun 2012 sebesar Rp 22 miliar.

Apabila nanti KPK menemukan dua bukti permulaan yang cukup, menurut Syarif, penyidikan terhadap Priyo bisa ditingkatkan.

 

Di tempat terpisah, Fahd yang usai jalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Selasa (6/6) kemarin, enggan membeberkan jumlah pasti uang yang diterima Priyo. Ia berjanji akan membongkar aliran uang tersebut dalam persidangan.

Diketahui, KPK telah menetapkan Fahd El Fouz atau Fahd A Rafiq sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan Alquran dan laboratorium di Kementerian Agama tahun anggaran 2011-2012.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta telah memvonis Zulkarnaen Djabar dengan 15 tahun penjara serta denda sebesar Rp 300 juta subsider 1 bulan kurungan, dan Dendy Prasetya dengan penjara 8 tahun denda Rp 300 juta subsider 1 bulan kurungan.

 

 

Fahd merupakan tersangka ketiga kasus korupsi pengadaan Alquran dan dijerat dengan Pasal 12 huruf b subsidair Pasal 5 ayat 2 jo ayat 1 huruf b, lebih subsidair Pasal 11 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 dan Pasal 65 KUHP. (Adfi)

Berita sebelumyaArab Saudi Larang Penerbangan Qatar Airways Di Wilayah Mereka
Berita berikutnyaKasus Korupsi Alat Kesehatan, Siti Fadilah Bacakan Pledoi Hari Ini