Kondisi Setengah Sadar, Bagian Sensitif Pasien Diraba Oknum Perawat

2
1924
Korban dan oknum perawat (Instagram @thelovewidya)

Berkabar.ID¬†–¬†Pasien atau pesakit adalah seseorang yang menerima perawatan medis. Sering kali, pasien menderita penyakit atau cedera dan memerlukan bantuan dokter untuk memulihkannya. Dokter biasanya dibantu pekerjaannya oleh seorang perawat. Baik itu wanita atau laki-laki.

Perawat notabenenya bukan hanya merawat, tapi juga harus melindungi pasien dari gangguan disekelilingnya atau dari diri pasien sendiri agar bisa segera pulih. Namun tidak dengan perawat yang berada disalah satu Rumah Sakit swasta di Surabaya, Jawa Timur ini. Oknum perawat laki-laki ini justru memperlakukan pasiennya bagaikan mainannya saja. Betapa tidak, sang pasien yang kondisinya setengah sadar akibat obat bius dilecehkan oleh oknum perawat ini.

JN, oknum perawat yang bertugas di Rumah Sakit Nasional Hospital di Surabaya ini ketahuan belangnya setelah sang pasien sadarkan diri dan menceritakan kejadian tersebut kepada suster perawat lainnya. Kejadian ini sempat viral di dunia maya setelah pasien yang bersangkutan mengunggah kejadian setelah dia dilecehkan di akun Instagram pribadinya.

Video tersebut diunggah kembali oleh akun Sennawh Anndy pada Kamis, (25/1) dan mendapat berbagai komentar dari warganet yang mengecam tindakan JN. Dalam video berdurasi 52 detik itu, seorang pasien tampak menangis sedang meminta pengakuan seorang perawat yang diyakini telah melecehkannya.

Sampai saat ini pihak kepolisian belum menetapkan oknum perawat sebagai tersangka. Kamis, (25/1) pihak kepolisian dikabarkan masih menyelidiki sejumlah saksi, di antaranya suster di ruang operasi, kepala perawat dan kepala perawat jaga malam.

Dari keterangan pihak Rumah sakit, Kepala Perawat Rumah Sakit National Hospital Surabaya Jenny Firsariana mengatakan, manajemen National Hospital telah memberi sanksi tegas kepada JN dengan mengeluarkannya secara tidak hormat.

Pada kesempatan itu juga Jenny mewakili manajemen rumah sakit menyampaikan permohonan maaf kepada pasien dan keluarga pasien atas aksi pelecehan yang dilakukan perawatnya.

Setelah dipecat dari pekerjaannya, kini terduga pelaku pelecehan JN tidak diketahui rimbanya. Saat ini polisi masih mencari dan memburu JN. Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya sudah mendatangi dan mencari pelaku ke rumahnya pada Kamis (25/1), namun keberadaanya tidak diketahui hingga sore kemarin.

Pelaku nantinya akan dijerat dan dikenai Pasal 290 KUHP, yaitu melakukan pencabulan orang dalam keadaan korban tak sadarkan diri dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Berita sebelumyaUpaya Pencarian Kapal Nelayan yang Hilang di Laut Jepang Masih Berlangsung
Berita berikutnya6 Aplikasi Ini Diketahui Sangat Menguras Daya Baterai Smartphone

Comments are closed.