Otto Bandingkan Perlakuan KPK Terhadap Novanto dan Hadi Purnomo yang Menang Praperadilan

0
271

Berkabar.id – Pengaca anyar Setya Novanto, Otto Hasibuan, membandingkan penanganan kasus yang menjerat kliennya dengan kasus Hadi Poernomo. Menurut Otto, perlakuan KPK terhadap Novanto dan Hadi berbeda.

“Kalau praperadilan menang kan tidak tahu, kalau menang lalu ditetapkan lagi gimana. Kan itu never ending story,” ucap Otto di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2017).

Otto pun menyoroti perlakuan KPK ketika menangani Novanto dengan Hadi. Saat itu, KPK juga kalah melawan Hadi dalam sidang praperadilan.

“Jadi dengan mengajari begitu Pak Nov boleh-boleh saja Anda mengajukan praperadilan, tapi kenyataan praperadilan sekarang, kalau pun Anda menang, dibuka lagi penyidikan, nasib Anda tidak sama dengan orang lain. Nasibnya tidak sama dengan Hadi Poernomo. Pak Nov anak kuwalon (anak tiri) yang lain anak emas,” sebut Otto.

Otto juga mengkritik kembali ditetapkannya tersangka terhadap Novanto untuk kedua kalinya oleh KPK. Menurut Otto, apabila nanti kliennya menang dalam praperadilan lagi maka akan dijadikan tersangka lagi oleh KPK.

“Apakah boleh KPK itu seumpama sudah kalah di praperadilan lalu dibuka lagi sampai 10 kali? Kasihan dong pencari keadilan,” ucap Otto.

Otto memang membenarkan secara hukum penetapan tersangka Novanto yang dilakukan KPK. Namun dia menyoroti kinerja penyidik KPK yang terbukti salah secara prosedur menetapkan Novanto berdasarkan putusan praperadilan.

“Inilah makanya saya sekarang sebagai lawyer ingin mencari jalan bagaimana sebenarnya. Apakah tidak ada sanksi bagi seorang penyidik KPK kalau dia salah menetapkan orang sehingga dirugikan dan dicemarkan nama baiknya disangka itu tidak terbukti lalu apa sanksinya?” kata Otto.

Berita sebelumyaSetya Novanto Tegaskan Diri Masih Ketua DPR
Berita berikutnyaMelawan Saat Mau Diperkosa, Siswa SMK Ini Tewas Oleh Debt Collector