Sebut Novanto Terima USD 500 Ribu, Ini Jawaban Nazarudin Saat Dicecar KPK

0
746

Berkabar.id – Majelis hakim membacakan keterangan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin yang mengatakan Ketua DPR Setya Novanto dan Melchias Marcus Mekeng menerima uang sebanyak USD 500 ribu dari proyek e-KTP di Lantai 12, Komplek Parlemen DPR. Hakim lantas mencecari Nazarudding soal pernyataanya itu.

“Ada keterangan saudara USD 500 ribu diserahkan Setya Novanto oleh Mirwan Amir di Lantai 12 DPR? Benar? Lalu masing-masing Setya Novanto dan Mekeng USD 500 ribu itu benar?” tanya hakim ketua Jhon Halasan Butarbutar saat sidang terdakwa Andi Narogong di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Senin (20/11/2017).

“Saya lupa yang mulia, itu keterangan Mirwan Amir tanya saja dia,” jawab Nazaruddin saat bersaksi.

Lalu hakim kembali mengkonfirmasi pernyataan Nazarudin mengenai Novanto memanggil Chairuman Harapan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ke ruang fraksi Partai Golkar di DPR. Saat itu, Andi Narogong memberikan uang kepada Chairuman dan Ganjar dengan nominal USD 500 ribu.

“Kemudian Setya Novanto menghubungi Chairuman dan Ganjar. Pas di ruang ada Andi berikan uang Chairuman selaku Ketua Komisi II DPR dan Ganjar Pranowo selaku Wakil Ketua Komisi II DPR. Masing-masing mereka menerima uang USD 500 ribu, ini dari mana Anda tahu?” tanya hakim.

“Lupa saya yang mulia,” jawab Nazaruddin.

Hakim lantas menyebutkan bahwa keterangan tersebut beradasarkan berita acara pemeriksaan Nazaruddin. Namun hakim bertanya apakah Nazaruddin membaca BAP sebelum menandatangani.

“Pas Anda baca BAP sudah benar keterangannya? Anda teken?” tanya hakim.

“Iya saya baca. Memang penyerahan uang di sana (DPR) tidak pernah ditransfer tapi cash biar tidak ada barang bukti. Semua itu terealisasi,” jawab Nazaruddin.

Berita sebelumyaPenonton Bersorak saat Maia Estianty Sindir Mulan Jameela di Muka Umum, Ini yang Dikatakannya
Berita berikutnyaAkibat Revolusi Industri, 80 Juta Buruh Bakal Kehilangan Pekerjaan