Lahan Untuk Program DP 0% Telah Ditemukan

0
359

Berkabar.id -Terkait janji program Rumah DP 0% yang diberikan, Sandiaga Uno memberikan informasi bahwa telah menemukan lahan untuk program tersebut.

Namun saat ini, Sandi belum ingin memberitahukan tempat lahan tersebut dengan alasan menghindari spekulan tanah.

“Untuk rumah DP sekarang lagi digodok. Lahannya sudah teridentifikasi, tapi kita belum bisa rilis dan itu yang menjadi sesuatu yang sangat ditunggu warga. Kita akan rilis begitu kebijakannya selesai dan kebijakannya sudah bisa diumumkan tanpa menimbulkan spekulasi,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (6/11/2017).

Sandi menambahkan, nantinya pemukiman bagi warga akan menggunakan konsep rumah lapis, dan untuk rumah susun akan disediakan oleh pihak swasta.

“Yang kalau misalnya dari swasta yang sudah diberikan ke kita, hampir 80 persen ke atas rumah susun yang tinggi ke atas. Kalau yang untuk penataan banyaknya rumah yang intensitasnya rendah, di bawah 8 lantai,” jelasnya.

Sebelum menjabat, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno menyampaikan memiliki program bagi pemukiman warga, yakni program rumah berlapis. Konsepnya hampir sama dengan rumah susun, namun konsep rumah berlapis adalah perumahan yang berbentuk vertikal, dan jumlahnya terbatas.

Sebelumnya, salah satu rencana program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno yang berkaitan dengan tempat tinggal warga ialah program Rumah Berlapis. Konsep program ini sejatinya sama serupa rumah susun.

“Bahwa itu konsepnya adalah lapis 1, lapis 2, lapis 3, dan itu yang menurut kami harus digunakan yaitu vertikal. Tapi jangan dibayangkan 16 lantai begitu,” terang Sandiaga saat ditemui di Masjid Al Ikhlas, Jl Cipete III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (5/11).

Kendati demikian, Wagub Sandiaga Uno menyampaikan bahwa konsep rumah berlapis masih dalam kajian dan belum matang, ia juga akan dengan senang hati menerima usulan dari masyarakat terkait konsep dan lahan untuk rumah berlapis.

“Ini mungkin yang lebih cocok dengan ekosistem masyarakat yang secara aktif mengusulkan, juga bagaimana mereka ingin ditata. Jadi, kita ingin merangkul juga,” tutupnya.

Berita sebelumyaTragis, Pria Ini Tega Melakukan Hal Tidak Pantas Sebelum Malam Pertama
Berita berikutnyaKonten GIF WhatsApp Menjurus Pornografi, KPAI Minta Kominfo Blokir Konten Tersebut