KPK Harap Kepolisian AS Segera Informasikan Penyebab Tewasnya Saksi Kunci E-KTP, Johannes Marliem.

0
460

Saksi kunci kasus korupsi e-KTP, Johannes Marliem dikabarkan tewas di Amerika Serikat. Namun, hingga saat ini penyebab pasti tewasnya belum diketahui. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap penyabab tewasnya Johannes segera terungkap.

Hingga saat ini, KPK masih menunggu hasil dari pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian AS yang masih bekerja untuk mengungkap kasus tewasnya Johannes yang diduga bunuh diri tersebut.

“Sistem di negara itu (Amerika Serikat) sudah tertata dengan baik. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan pihak AS, semoga segera diketahui,” ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam pesan singkatnya, Sabtu (12/8/2017).

KPK juga berharap pihak kepolisian AS dapat segera memberikan informasi dan hasil autopsi atas Johannes Marliem. Itu untuk mengetahui penyebab sebenarnya kematian Johannes Marliem apakah berkatian atau tidaknya dengan penanganan perkara e-KTP.

“Saya kira mereka paham apa (yang harus dilakukan) dan seperti apa bekerja dengan aparat penegak hukum negara lainnya,” tegas Saut.

Seperti diketahui, Johannes Marliem dikabarkan meninggal dunia di Los Angeles, Amerika Serikat, karena bunuh diri di kediamannya.

Sebagai informasi, Johannes Marliem merupakan Direktur Biomorf Lone LLC, Amerika Serikat, perusahan penyedia layanan teknologi biometrik.

Johannes juga sebagai pemasok alat pengenal sidik jari atau automated fingerprint identifications system (AFIS) ke konsirium penggarap yang digunakan untuk e-KTP pada tahun 2011-2013.

Berita sebelumyaTiga Oknum Polda Jateng Ditangkap Karena Tersandung Kasus Narkoba
Berita berikutnyaViral! Tak Terima Mobilnya Diderek, Pria Ini Memaki Petugas Dishub