Vanesha Laporkan Sheila Marcia karena Sebar Kebohongan Publik

0
215
Sheila dan Vanesha (Instagram Sheila Marcia)

Berkabar.ID – Melodya Vanesha yang tergabung dalam duo EMMA, melaporkan sahabatnya sendiri, Sheila Marcia, ke Polda Metro Jaya, Selasa (23/1). Laporan tersebut diterima dengan laporan polisi Nomor LP/426/I/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Melody Vanesha melaporkan janda tiga anak tersebut lantaran telah menyebarkan kebohongan kepada awak media mengenai kronologi kecelakaan yang dialaminya dan Sheila tahun lalu di kawasan Semanggi, Sabtu (6/5/2017) sekitar pukul 05.00 WIB.

“Kami ke Polda mau meluruskan apa yang disampaikan oleh yang kami singkat namanya dengan SM dan E, manajer SM. Yang menyampaikan berita bohong kepada rekan-rekan media yang mana kejadian ini memang sudah cukup lama. Bulan Mei,” ucap kuasa hukum Vanesha, Ronny Sapulette di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (23/1).

“Kenapa baru sekarang kami membuat laporan ke polisi karena yang pertama, menunggu pemulihan dari Vanesha. Kita tahu benar bahwa dia koma cukup lama ya dua minggu. Dan vonis dokter hanya sekian persen untuk dia hidup,” tambah Ronny.

Ronny Sapulette juga menjelaskan bahwa kecelakaan yang terjadi tempo hari bukan karena Vanesha kelelahan saat menyetir, tetapi karena Sheila mengganggu konsentrasi Vanesha saat sedang menyetir mobil.

“Yang kami laporkan, berita yang disampaikan itu tidak benar. Bahwa dia (Sheila Marcia) tidur. SM tidak tidur begitu juga dengan asistennya. Bahkan dia mengganggu konsentrasi Vanesha yang lagi menyetir mobil sehingga terjadi kecelakaan,” kata Ronny Sapulette.

Pihak Sheila sebelumnya mengaku bahwa Vanesha tidak dapat mengendalikan diri saat menyetir mobil hingga menabrak pembatas jalan. Hal itu lantaran dia letih dan kurang tidur.

Padahal menurut pihak Vanesha, Sheila yang menyulut adanya pertengkaran sesaat sebelum kecelakaan terjadi. Pertengkaran itu dipicu oleh Sheila Marcia yang cemburu setelah ada lelaki yang memeluk Vanesha. Hal itu yang dianggap memicu terjadinya kecelakaan.

Sheila akan dituduh sesuai Pasal 45 (A) ayat 1 jo; Pasal 28 ayat 1 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 310, 311, 360 KUHP dengan hukuman 4 tahun penjara.

Berita sebelumya4 Cara Ini Bantu Kamu Supaya Bisa Mulai Menabung
Berita berikutnyaUpaya Pencarian Kapal Nelayan yang Hilang di Laut Jepang Masih Berlangsung