Suasana Mencekam Pasca Ledakan Di Manchester

0
209

Kepanikan terjadi pasca insiden ledakan yang terjadi di konser Ariana Grande di Manchester, Inggris. Ledakan tersebut tak hanya mengakibatkan sejumlah penonton luka-luka, namun juga korban jiwa. Sejumlah penonton yang berhasil dari keluar mencoba menyelamatkan diri dengan berlindung di sekitar arena konser.

Sejumlah penonton pun dinyatakan putus kontak dengan keluarganya dan belum ditemukan pasca ledakan.
Melansir New York Times pada Selasa (23/5/2017), sebuah akun Twitter bahkan men-posting sebuah cuitan yang menunjukan ia tengah mencari kekasihnya.

“Ada yang melihat kekasih saya? Saya kehilangan dia saat kekacauan terjadi,” ungkap sebuah akun Twitter tersebut.

Ledakan diketahui bersumber di dekat area tiket stadiun. Seorang saksi mata yang datang untuk menjemput istri dan anaknya mengatakan kepada BBC, “Seluruh gedung tampak terguncang,” katanya.

Sedikitnya 19 orang tewas dan 50 lainnya terluka akibat ledakan di tengah keramaian di area konser di Manchester, Senin 22 malam waktu setempat atau Selasa 23 Mei 2017 pagi WIB. Kejadian itu juga membuat ribuan orang lainnya dilanda trauma.

Terkait kronologis kejadian di lokasi konser Ariana Grande itu, para saksi mengatakan bahwa konser telah usai dan lampu-lampu di ruangan sudah mulai dinyalakan. Pada saat itu, suara ledakan keras terdengar.

Sebelumnya, kepolisian Manchester menyatakan mereka telah menerima laporan kemungkinan adanya aksi peledakkan di Manchester Arena itu. Para saksi menyebut mendengar ledakan sekira pukul 10.40 malam dan kemungkinan jumlah korban tewas akan bertambah. Demikian dilaporkan The Guardian.

Ledakan di lokasi konser Ariana Grande itu terjadi di tengah peringatan Inggris terhadap bahaya ancaman teroris yang rentan muncul. Beberapa pekan sebelumnya, kepolisian dan MI5 melakukan pemantauan ketat terhadap aktivitas-aktivitas yang dapat berujung pada gangguan kemananan. Pada Maret 2017 lalu, lima orang tewas termasuk pelaku dalam serangan di Westminster, London tengah, yang menyasar kantor parlemen. -Kml

Berita sebelumyaTernyata tato berbahaya bagi kesehatan
Berita berikutnyaPelaku pengeboman di Manchester sudah diketahui oleh Kepolisian