Putus Kontrak dengan BPJS, Pasien Dipindah ke RS Lain

0
15

Sejak hari pertama tahun 2019, beredar beberapa pengumuman yang tertempel di rumah sakit berisi tidak lagi menerima pasien BPJS. Rupanya bukan hanya 1 atau 2 rumah sakit namun banyak rumah sakit melakukan hal serupa. Unggahan beberapa netizin ini pun kian ramai dan ditanhgapi warganet.

Berhentinya sejumlah rumah sakit melayani pasien BPJS larena berakhirnya kerja sama antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan sejumlah rumah sakit. Salah satu contohnya di Soloraya.

Dampaknya pelayanan terhadap pasien rawat inap. Khususnya pasien yang sudah menjalani rawat inap sebelum penghentian pelayanan dilakukan.

Untuk itu, rumah sakit yang tidak lagi melayani pasien BPJS akan berkoordinasi dengan pihak BPJS untuk segera memindahkan para pasien. Hal ini sebagaimana yang akan dilakukan oleh rumah sakit (RS) Kustati, Solo.

Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Manusia (SDM) RS Kustati, Pujianto menerangkan, bahwa penghentian pelayanan untuk pasien BPJS dilakukan sangat mendadak. Sehingga, pihaknya tidak sempat memberikan pemberitahuan kepada masyarakat atau calon pasien.

“Terhitung per tanggal 1 Januari, kami akan berkoordinasi dengan BPJS dulu. Kemungkinan akan dirujuk atau dipindahkan ke rumah sakit lain wilayah Solo,” katanyanya.

Sedangkan bagi pasien yang sudah menjalani rawat inap beberapa hari sebelumnya akan dirampungkan untuk perawatannya.

Dalam kesempatan yang sama, Bagian Operasional Umum, Ari Sudarsono menyampaikan, pemberitahuan kepada calon pasien dilakukan secara door to door. Yakni saat pasien datang ke rumah sakit untuk periksa baru diberikan penjelasan.

“Kami memberikan dua opsi, pertama bisa periksa dengan pembiayaan umum dan satu lagi mencari rujukan ke rumah sakit lainnya,” ucap Ari.

Sekadar diketahui, RS Kustati Solo menjadi salah satu rumah sakit yang tidak lagi melayani pasien BPJS. Hal ini terjadi karena RS Kustati belum terakreditasi. Sebagaimana surat dari Kemenkes bahwa salah satu rumah sakit yang bisa bekerja sama dengan BPJS harus memenuhi setidaknya 16 Pokja pelayanan akreditasi

Berita sebelumyaSuper Blood Wolf Moon Akan Nampak 20-21 Januari
Berita berikutnyaPerusahaan Properti, Ramai-ramai Melantai di Bursa