Tidur Siang Bantu Mengambil Keputusan yang Tepat

0
14
Foto: Jobsdb.com

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sleep Research, Dilansir Thehealthsite tidur siang yang tepat waktu dapat mencegah pikiran pengambilan keputusan dari tersesat oleh pengaruh bawah sadar, dan tidur siang bisa membantu memperbaiki gejala kelelahan tersebut.

Seorang dosen senior, Liz Coulthard, PhD, yang mempelajari ilmu saraf kognitif dan peneliti mengasosiasikan Netasha Shaikh, Ph.D., keduanya di Sekolah Kedokteran Universitas Bristol di Inggris.

Percobaan ini menyelidiki dampak dari tidur siang selama 90 menit, terhadap kemampuan orang untuk memilah-milah faktor-faktor bawah sadar yang mempengaruhi keputusan mereka.

Dalam studi tersebut, 16 relawan mengambil tidur 90 menit, cukup untuk menyamakan siklus tidur penuh, sebelum menyelesaikan serangkaian tes yang rumit untuk menguji pengambilan keputusan otak.

Dalam kehidupan nyata, faktor-faktor bawah sadar seperti kelaparan dapat menyebabkan pengambilan keputusan impulsif. Dalam tes ini, para peneliti menggunakan kata-kata yang secara tidak sadar mempersulit proses pengambilan keputusan.

Percobaan ini dirancang untuk menyulitkan peserta untuk membuat keputusan yang tepat, sehingga tim dapat mengamati bagaimana tidur mempengaruhi proses itu. Para peserta diberitahu untuk hanya mengidentifikasi kata yang muncul di layar sebagai kata negatif atau positif.

Tentu saja hal itu tidak sesederhana itu. Tepat sebelum mereka melihat kata utama, sebuah kata positif atau negatif yang berbeda muncul selama 33 milidetik, begitu singkat sehingga tidak mungkin untuk secara sadar melihat apa kata itu, tetapi cukup lama bagi alam bawah sadar untuk mengambilnya.

16 relawan yang melakukan tes setelah tidur siang 90 menit, menempatkan kata-kata ke dalam kategori yang benar lebih cepat, dan menunjukkan bahwa tugas itu lebih mudah daripada sebelumnya.

Waktu rata-rata bagi para peserta untuk mengidentifikasi kata-kata pun menurun dari lebih dari 670 milidetik sebelum tidur siang, sampai lebih dari 610 milidetik setelah tidur siang. Ini adalah perbedaan kecil, tetapi para peneliti berpikir itu dapat dihubungkan dengan apa yang terjadi di bawah alam bawah sadar.

Berita sebelumyaDisudutkan Jakarta Bermasalah dengan Sampah, Anies Serang Pemkot Bekasi
Berita berikutnyaAdu Gagasan Cawapres: Ma’aruf Ajak Ulama Ambil Peran Membangun Negara, Sandi Dorong Santripreneur