Duh, Ternyata Begini Dampak Operasi Penurunan Berat Badan

0
160

Selain melakukan diet sehat dan olahraga, sebagian orang kerap memilih operasi penurunan berat badan untuk hasil yang cepat dan instan. Tapi, pernahkah Anda berpikir, seberapa aman metode penurunan berat badan ini?

Operasi penurunan berat badan adalah suatu proses di mana ahli bedah akan membuat perubahan pada lambung dan atau usus kecil Anda dengan mengurangi ukuran mereka. Prosedur ini membuat rasa lapar berkurang, dan sebagai akibatnya, porsi makanan yang dikonsumsi pun menjadi lebih sedikit, yang pada akhirnya memungkinkan terjadinya penurunan berat badan.

Ada banyak jenis operasi penurunan berat badan yang dapat dilakukan, tergantung pada kebutuhan pasien. Beberapa jenis operasi penurunan berat badan yang paling umum adalah gastric bypass (Roux-en-Y) atau bedah bypass lambung, gastric sleeve, gastric balloon, saklar duodenum, dan lainnya.

Setelah menilai kesehatan dan persyaratan pasien sepenuhnya, dokter akan memutuskan operasi mana yang tepat untuk untuk pasien tertentu. Sama seperti prosedur bedah lainnya, faktor risiko tertentu juga akan muncul dalam operasi penurunan berat badan dan para dokter tentunya akan memperingatkan para pasien.

Bagaimana bahayanya?
Bedah bypass lambung adalah jenis operasi penurunan berat badan di mana ahli bedah membuat perubahan pada struktur lambung, sehingga pasien merasa kurang lapar dan membuat tubuh menyerap lebih sedikit nutrisi dari makanan yang dicerna.

Nah, ketika tubuh tidak menerima beberapa nutrisi, hal ini bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. Selain membuat seseorang rentan terhadap penyakit yang terkait dengan kekurangan gizi, hal tersebut juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan juga dapat menghancurkan jaringan organ vital secara bertahap.

Bagaimana bedah penurunan berat badan dapat membahayakan tulang?
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal JBMR Plus menyatakan bahwa operasi penurunan berat badan, terutama bedah bypass lambung, dapat secara serius memengaruhi tulang-tulang pasien, dan bahkan meningkatkan risiko patah tulang.

Studi ini juga mengatakan bahwa hal ini terjadi karena operasi dapat menyebabkan perubahan negatif pada struktur rangka tubuh manusia, segera setelah operasi dilakukan, dan saat seseorang terus melakukannya.

Para ahli telah mencoba untuk menganalisis bagaimana dan mengapa operasi bypass lambung dapat menyebabkan masalah pada kesehatan tulang. Mereka merasa itu bisa jadi karena faktor nutrisi yang disebabkan sebagai efek samping dari operasi.

Jenis operasi penurunan berat badan ini membagi lambung menjadi dua bagian yang lebih kecil, sehingga orang tersebut merasa kurang lapar, mencerna makanan yang lebih sedikit, dan juga jumlah nutrisi yang lebih sedikit.

Jadi, ketika tubuh tidak menyerap cukup banyak mineral, seperti kalsium, magnesium, zat besi, dan lainnya, kondisi tersebut bisa melemahkan tulang dan membuat seseorang rentan terhadap risiko patah tulang dan penyakit terkait tulang.

Jadi, sangat penting bagi seseorang untuk memahami semua faktor risiko yang terlibat, sebelum memilih untuk setiap operasi penurunan berat badan.

Sumber: Suara.com

Berita sebelumyaCara Sederhana Agar Cepat Tidur di Malam Hari
Berita berikutnya5 Hal Sederhana yang Akan Membuat Liburan Seru dan Beda