Ternyata Ikan Besar Bergading yang Terdampar di Maluku, Paus Balin

0
1786

Pantai Seram di Maluku sempat geger dengan terdamparnya sebuah makhluk raksasa aneh yang awalnya diyakini sebagai cumi-cumi. Penemuan makhluk raksasa tersebut awalnya dilakukan oleh Asrul Tuanakotta yang terperanjat dengan siluet benda besar yang mengapung di Pantai Masohi, Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku pada Selasa (9/5) lalu.

Karena penasaran, Asrul lalu mendekati siluet benda besar tersebut dan mendapati sebuah makhluk raksasa tengah terdampar dalam kondisi tak bernyawa. Keesokan paginya, Asrul pun melaporkan temuannya itu ke pihak berwenang.

Berita dari mulut ke mulut tentang hewan raksasa itu, membuat banyak orang berdatangan melihatnya tak terkecuali pihak TNI. Bahkan salah seorang personel TNI sempat membuat video dan mempublikasikannya. Makhluk besar itu pun pada awalnya diduga sebagai cumi-cumi raksasa dengan bobot sekitar 35 ton dan panjang kira-kira 15 meter. Konon bangkai makhluk raksasa misterius itu pun mengeluarkan bau tak sedap hingga radius 500 meter.

Kehebohan makhluk raksasa misterius ini pun menjadi viral di jagat maya, dan menimbulkan berbagai spekulasi . Ada yang menyebutnya, cumi-cumi raksasa, gurita raksasa, atau pun ikan raksasa. Bahkan kehebohannya terdengar sampai ke luar negeri dan menyita perhatian para ilmuwan.

Huffington Post bertemu dengan tiga ahli kelautan untuk menjelaskan fenomena tersebut. Ketiganya sepakat kalau hewan raksasa misterius tersebut adalah Paus Balin (Baleen Whale).

“Bila dilihat dari foto-fotonya, binatang itu merupakan jenis Paus Balin. Karena bila cumi-cumi, maka ia tak memiliki tulang belakang karena termasuk hewan invertebrate. Akan tetapi foto tersebut menunjukkan rangka tulang yang cukup jelas, ada rahang dan tengkoraknya laiknya hewan vertebrata lain,” ungkap Regina Asmutis-Silvia, Direktur Eksekutif lembaga konservasi Paus dan Lumba-Lumba di AS.

Hal senada juga diamini Rob Deaville, peneliti hewan laut asal Inggris yang kerap bekerja sama dengan Zoological Society of London. “Dari foto yang diamati terlihat jelas lipatan di kulit jasad hewan tersebut. Lipatan itu merupakan bagian khas dalam tubuh paus dan biasanya ada di sirip bagian dada setiap Paus Balin,” katanya seperti dikutip Vice. Tak hanya itu, Deaville juga mengatakan kalau struktur tubuh di jasad itu menunjukkan adanya tulang.

Lalu, bagaimana makhluk tersebut bisa terdampar di pantai?

Seperti dikutip dari Live Science, lazimnya tubuh seekor paus yang mati akan tenggelam ke dasar lautan. Bangkainya akan menjadi sajian prasmanan hewan-hewan laut mulai dari cacing hingga hiu selama satu tahun.

Namun bila sebuah kapal telah menggores tubuh paus dan mengakibatkan luka dalam yang akhirnya menyebabkan infeksi. Maka infeksi bakteri ini akan menghasilkan gas dalam jumlah besar. Gas itulah yang kemudian membuat jasad paus mengapung di lautan hingga akhirnya terdampar di pantai.

Sementara itu pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mengambil sampel daging hewan malang tersebut untuk kemudian diperiksa lebih lanjut. Diharapkan dari pemeriksaan ini dapat diketahui hewan raksasa misterius ini, jenis makhluk hewan laut yang seperti apa.

Hasil pemeriksaan awal tim KKP menyebutkan, jasad hewan tersebut memiliki panjang 22 meter, lebar 8 meter, serta dua taring dengan panjang 5,5 meter dan diameter 13 meter. Ada juga empat tangan/sirip yang terletak dua di belakang dan dua di depan dengan panjang sekitar 2,5 meter. (Adfi)

Berita sebelumyaInilah Penyebab Insiden Ledakan Saat Latihan PPRC di Natuna
Berita berikutnyaSebelum Jadi Aktor, Joe Taslim Adalah Atlet Nasional