Memasang Bendera Tidak Pada Tempatnya, Inilah Sanksinya

0
1218

Masyarakat Kabupaten Sukabumi terpaksa harus terkena sanksi dari petugas keamanan gabungan dari TNI dan Polri yang tengah melakukan razia atribut TNI dan pemasangan bendera sembarangan di kendaraan di Jalan Raya Bogor, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak.

Adapun sanksi yang diberikan kepada para pelanggar tidak berupa uang ataupun sidang di pengadilan, tetapi mereka harus melakukan seperti push up, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, membacakan Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Selain itu, atribut dan logo TNI yang digunakan oleh warga sipil seperti gambar tempel serta jaket disita dari pemiliknya. Untuk bendera merah putih yang terpasang seenaknya di kendaraan baik mobil maupun motor, pemilik kendaraan juga wajib mengubah posisi bendera tersebut.

“Razia atribut TNI yang digunakan oleh warga sipil bertujuan antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan atau penyalahgunaan. Selain itu, untuk menghormati bendera kebangsaan kita,” kata Pasi Intel Kodim 0607 Sukabumi, Kapten (Inf) Bessing, beberapa hari yang lalu.

Razia gabungan dari Polres Sukabumi, Sub Denpom Sukabumi, Yon Armed 13, Yon 310 dan Kodim 0607 yang dilakukan tepat depan kantor Kejaksaan Negeri Cibadak, Kabupaten Sukabumi ini tidak hanya merazia atribut TNI, tapi juga merazia kendaraan yang melanggar dan tidak melengkapi surat-surat.

“Kami menyita dua unit kendaraan roda dua yang tidak memiliki surat-surat, serta menilang sebelas pengendara lainnya,” kata Kanit Lantas Polsek Cibadak, AKP Adang.

Oleh sebab itu, untuk masyarakat dihimbau agar senantiasa menempatkan segala sesuatu seperti atribut ataupun bendera pada tempatnya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan menjadi salah persepsi untuk orang lain. (CPA)

Berita sebelumyaIndia Garap Remake Film ‘Rambo’
Berita berikutnyaRap Monster, Sang Leader Ber IQ tinggi