Kades di Aceh Ini Ditangkap Sedang Pesta Narkoba di Tempat Karaoke

    0
    418

    Seorang pria Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara. Kades yang berinisial ZU ini disergap oleh polisi ketika sedang pesta narkoba di salah satu tempat karoke di hotel yang bertepatan di Jalan Merdeka, Lhokseumawe, Aceh

    Diketahui Selain ZU, ada 5 pria lainnya dan 3 wanita muda Juga ditangkap dalam penggerebekan ini. Terdapat barang bukti yang diamankan yaitu pil ekstasi jenis hello kitty.

    Kelima pria itu adalah SA (38) warga Syamtalira Bayu, JU (26) warga Cut Mamplam, Kandang, SA (30) Syamtalira Bayu, JA (23) Meurah Mulia, dan AJ (21) warga Uteun Bayi, Lhokseumawe. AJ merupakan bandar dan JA sebagai kurir pil ekstasi tersebut. Ketiga wanita yang diamankan oleh polisi adalah ZR (20) warga Tumpok Teungoh, SW (33) warga Pusong Lama, dan DM (26) warga Keude Aceh, ketiganya warga Lhokseumawe.

    Kapolsek Banda Sakti Iptu Arief Sukmo Wibowo mengatakan bahwa ia mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di hotel tersebut sedang berlangsung pesta narkoba.

    “Didapati ada 7 orang sedang pesta narkoba. Saat digeledah ruangan ditemukan 4 butir pil ekstasi jenis Hello Kity diduga sisa mereka pakai. Mereka mengaku telah mengonsumsi 6 butir pil itu saat karaoke di hotel itu,” ujar Arief. Selasa (15/8/2017).

    Penangkapan itu dilakukan pada hari Minggu malam (13/8/2017) pukul 23.00 WIB. Arief bersama anggota mendatangi TKP dan langsung menggeledah pelaku yang sedang berjoget ria di ruangan karaoke hotel. Kini Kades ZU dan rekan-rekannya itu lalu dibawa ke kantor polisi.

    Arief mengatakan “Untuk bandarnya, AJ, kita tangkap di luar ruangan karaoke tapi masih di lingkup hotel sedangkan kurirnya, JA, hasil pengembangan. Ada satu lagi, bandar besarnya masih kita kejar”.

    Polisi juga menyita satu unit mobil fortuner milik tersangka, 9 unit ponsel genggam dan uang tunai Rp 960 ribu milik pelaku.

    Terkait ZU yang merupakan seorang kepala desa, maka polisi akan melaporkan penangkapan ini ke atasan ZU.

    “Dia sedang kita lakukan pemeriksaan agar tidak menghambat pelayanan masyarakat di desanya maka kita akan berikan laporan kepada pemerintah selaku pimpinannya,” ungkap Arief.

    Berita sebelumyaInilah Beberapa Foto Gaya Aurel Hermansyah Saat Nge-Dj
    Berita berikutnyaPenggerebekan “Pabrik” Pemberi “Like” Palsu