Penyelundupan 6.900 Botol Miras Ilegal Berhasil Digagalkan, Rugikan Negara Rp2,5 M

0
402

Ditjen Bea Dan Cukai Kanwil Jakarta bekerja sama dengan Ditpolair Mabes Polri berhasil menggagalkan penyelundupan minuman keras (miras) sebanyak 6.900 dengan berbagai jenis merek dari negara sebrang Malaysia dan Singapura. Dari insiden ini berhasil mengumpulkan barang bukti miras, miras sitaan itu digelar di Markas Polair Mabes Polri di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (12/8).

Direktur Polair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Lotharia Latif mengatakan, bahwa miras ilegal itu disita dari salah satu kapal penumpang Dorolonda. Selain minuman keras, turut disita 58 pack cerutu. “Upaya penggagalan penyelundupan miras dan cerutu ilegal ini terlaksana pada 5 Agustus 2017 di atas kapal penumpang Dorolonda dari Pelabuhan Kijang Kepulauan Riau,” ujarnya pada hari Sabtu (12/8/2017).

Barang bukti tersebut ditemui dikapalkan untuk dibawa ke Jakarta. Modus penyelundupannya terbilang baru yaitu dengan membawa miras melalui koper dengan dibungkus koran. Atas kejadian ini, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar. tundas Latif.

Latif pun menjelaskan bahwa “Operasi penggagalan penyelundupan ini terlaksana atas kerjasama dan kesepakatan pimpinan di Kementerian Keuangan dan Kepolisian RI”.

polisi memeriksa sebanyak 8 orang yang semuanya masih berstatus saksi. Guna pengembangan penelitian terhadap kasus tersebut, Polair Baharkam Polri menyerahkan semua barang bukti tersebut kepada aparat bea cukai melalui Ditjen Bea dan Cukai Kanwil Jakarta.

Berita sebelumyaDitemukan Garam Bercampur Dengan Kaca Tumbuk, Benarkah ?
Berita berikutnyaPantai Tercemar Akibat Dampak Pembuangan Batubara, Batubara Ditutup