Sadis, Ibu Ini Paketkan Bayi Perempuannya ke Panti Asuhan

    0
    624

    Dimana otak dan hati nuriani ibu asal Tiongkok ini. Ibu ini tega memasukan bayi perempuannya ke dalam plastik packing dan dikirim ke Panti. Diketahui insiden ini melaporkan bahwa ibu tersebut kemudian mengirimkan bayinya ke panti asuhan menggunakan jasa kurir antar barang.

    Berikut kronologinya, Si kurir sempat ingin mengecek isi paket, tapi tak diizinkan. Kurir tersebut tidak menyadari ada bayi di kantong plastik yang dibawanya. Namun, saat melihat tas itu bergerak sendiri dan ada suara bayi menangis, dia pun langsung menghubungi pihak yang berwajib.

    Awalnya, Kurir itu mengatakan bahwa dia ingin memeriksa tas tersebut saat pertama kali diberikan oleh ibunya. Namun, wanita itu tidak memperbolehkannya ia membuka tas tersebut. Kemudian kurir tersebut terkejut saat mengetahui isi paket yang dibawanya adalah seorang bayi yang tidak berdosa.

    Kini Bayi mungil tersebut sudah dikirim ke rumah sakit di Fuzhou untuk diberikan perawatan intensif. Seorang anggota staf di Rumah Sakit Distrik Jinan mengonfirmasi bahwa mereka menerima seorang bayi perempuan yang baru lahir. Pihak rumah sakit mengatakan bahwa bayi tersebut kini berada dalam kondisi sehat.

    Polisi saat ini sudah mengetahui identitas sang ibu dan suaminya, Pelaku sudah dihubungi dari pihak rumah sakit, tapi sang ibu enggan menemuinya. Ibu bayi itu telah dihubungi oleh rumah sakit, namun dia dan suaminya tidak kunjung tiba untuk melihat bayi perempuan tersebut. Diketahui, Wanita yang tega memasukan bayinya itu diduga berusia 24 tahun dan berasal dari provinsi Sichuan. Disayangkan polisi tidak memberitahukan identitas wanita tersebut.

    Hukum di Tiongkok menetapkan bahwa orang-orang yang menelantarkan anaknya bisa dipenjara sampai lima tahun. Kini polisi sudah menahan wanita tersebut.

    Dari peristiwa tersebut membuat komentar dari netizen, mereka yang berkomentar kebanyakan mengungkapkan kemarahannya di media sosial. Para netizen meminta kepada polisi untuk kembali mengirimkan bayi tersebut ke panti asuhan dan mencarikan orang tua baru yang mau mengadopsinya. Mereka khawatir jika bayi ini kembali ke orang tuanya akan mendapatkan perlakuan yang lebih jahat lagi.

    Berita sebelumyaDirgahayu Pramuka. Inilah Logo dan Tema Hari Pramuka ke-56 Tahun ini
    Berita berikutnyaGara-Gara Jadi Pemeran Pengantar Pizza, Ricky Harun Mendapat Hikmah….