Inilah Beberapa Ciri dan Gejala Usus Buntu Pada Anak

0
805

Penyakit usus buntu adalah peradangan atau pembengkakan apendiks atau usus buntu. Sedangkan usus buntu adalah organ berbentuk kantong kecil dan tipis berukuran 5 hingga 10 cm yang terhubung pada usus besar. Siapapun bisa terkena penyakit usus buntu termasuk anak-anak. Kejadian ini paling sering dialami pada anak-anak antara usia 4 sampai 15 tahun.

Penyakit usus buntu (Apendisitis) terjadi ketika usus buntu mengalami peradangan, hal ini paling sering disebabkan ketika feses keras (fecaliths) menyumbat pembukaan usus buntu. Penyumbatan juga bisa terjadi ketika dinding usus buntu membengkak. Ketika usus buntu tersumbat, maka bakteri dapat tumbuh di dalamnya dan menyebabkan infeksi dan peradangan.

Usus buntu yang meradang jika dibiarkan bisa pecah, dan mengeluarkan isi didalamnya yang mengandung banyak bakteri bahkan nanah sehingga menyebar ke rongga perut. Hal ini dapat menyebarkan infeksi di ronga perut dan menyebabkan masalah serius yang akan mengancam nyawa bagi penderitanya.

Bagi orangtua dan siapa saja harus mengetahui gejala penyakit usus buntu pada anak sehingga dengan segera dapat mencari bantuan medis yang tepat. Pada anak-anak yang berusia 2 tahun ke bawah, ciri-ciri yang paling umum dari penyakit usus buntu adalah sakit perut bagian bawah, muntah dan perut membesar (kembung dan bengkak). Pada anak yang lebih besar gejala awal bisa berupa sakit perut di dekat pusar. Seiring waktu, rasa sakit bergerak ke perut kanan bawah. Dalam kebanyakan kasus, rasa sakit tidak menjadi lebih baik bahkan jika anak terus beristirahat. Gerakan tubuh biasanya membuat rasa sakit lebih buruk.

Selain gejala di atas, penyakit usus buntu pada anak disertai juga dengan gejala sebagai berikut ini.

1. Sakit perut seperti di atas

2. Tidak mau makan

3. Muntah

4. Diare

5. Demam ringan

6. Bengkak atau perut kembung

7.Jika usus buntu pecah, anak bisa mengalami demam tinggi karena infeksi yang menyebar.

Jika buah hati Anda mengalami beberapa gejala-gejala seperti diatas, Anda harus segera periksakan lah ke dokter. Seringkali diperlukan juga beberapa pemeriksaan tambahan selain pemeriksaan fisik, yang meliputi foto Roentgen, USG, CT scan, serta pemeriksaan darah dan urine. Penyakit usus buntu pada anak terkadang sulit untuk didiagnosis, terutama pada anak yang lebih kecil.

Berita sebelumyaWah, Ello Terbukti Konsumsi Narkoba Sejak Kuliah!
Berita berikutnyaSeorang Ayah Di Malaysia Perkosa Putrinya 646 Kali, Ia Terancam Penjara 12.000 Tahun