Sekarang Daftar Paspor Bisa Via WhatsApp. Ini Tempat dan Caranya

0
581

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mulai Senin, (7/8/2017)  meluncurkan layanan antrian paspor via whatsApp. Layanan ini secara serentak diluncurkan di 26 kantor imigrasi di wilayah Indonesia yang memiliki pemohon paspor 150 per hari, seperti Jabodetabek, Yogyakarta, dan Jawa Tengah.

“Terhitung Senin, pemohon dapat mendaftarkan diri melalui WhatsApp,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bogor Herman Lukman di Kantor Imigrasi Bogor, Senin (7/8/2017).

Herman mengatakan sebagian warga Indonesia kini memiliki telepon seluler yang dilengkapi aplikasi seperti whatsApp. Dengan layanan antrian paspor via whatsapp ini, masyarakat yang ingin membuat paspor baru atau perpanjang paspor dapat mendaftarkan diri.

Inilah sebagian kantor Imigrasi yang bisa melayani pendaftaran melaui WhatsApp dan caranya:

*BOGOR :

Pemohon mengetik #NAMA#TGLLahir#TglKedatangan kirim ke nomor WhatsApp Imigrasi Bogor 08 1111 00 333.

Contoh: #Budi#25011987#07082017 lalu kirim ke 08 1111 00 333

 

* BATAM :

Pemohon mengirimkan pesan via WhatsApp ke nomor 0822 8886 2017 atau 0822 8882 2017 pada jam pelayanan yaitu 07.30 s/d 10.00 dengan format : NAMA#TGL.LAHIR#ALAMAT + FOTO EKTP.

 

* JAKARTA PUSAT

Pemohon paspor cukup mengirim pesan dengan format #Nama#Tanggal Lahir#Tanggal Kedatangan melalui WhatsApp di nomor 0812 9900 4406.

Contoh: #Budi#25011987#07082017 lalu kirim ke 0812 9900 4406.

 

Setelah mendaftarkan diri, akan ada balasan dari Imigrasi berupa nomor barcode berupa kode booking. Nomor ini direplay untuk selanjutnya pemohon mendapatkan nomor antrean, sekaligus jadwal untuk datang ke kantor Imigrasi.

Kode booking yang diperoleh pemohon saat mendaftar, harus diperlihatkan saat datang ke Kantor Imigrasi. Pemohon wajib datang 30 menit sebelum jadwal yang telah ditentukan. Bila pemohon datang terlambat pada jadwal yang telah ditentukan, maka kode booking akan hangus.

layanan pendaftaran paspor via whatsApp ini akan mencegah adanya calo atau joki. Karena pendaftar wajib menggunakan nomor pribadi.

Jadi selain memudahkan dalam pendaftaran, system ini juga bisa menghemat waktu Karena tidak lama-lama untuk mengantri. (CPA)

Berita sebelumyaAsosiasi Selandia Baru Minta Larangan Jual Minuman Beralkohol di Supermarket
Berita berikutnyaJawaban Mitha “The Virgin” Soal Isu Penyuka Sejenis