Jokowi Minta MBKG Beli Alat Pendeteksi Dini Tsunami. BMKG: Sudah Diajukan Januari 2018, Tapi Dicoret

0
13

Dampak bencana tsunami di Selat Sunda yang berdampak luas di Banten dan Lampung membuat Presiden Joko Widodo prihatin. Karena itu saat mengunjungi lokasi bencana di Banten Senin (24/12) Jokowi emerintahkan Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk membeli alat pendeteksi dini gelombang tsunami.

“Ke depan saya perintahkan BMKG untuk membeli alat-alat deteksi early warning system yang bisa memberikan peringatan-peringatan dini kepada kita semua, kepada masyarakat,” kata Jokowi.

Perintah Jokowi dinilai terlambat oleh sejumlah pihak. Pasalnya, sejak Januari 2018, BMKG sudah mengajukan penganggaran untuk pengadaan alat deteksi bencana namun dicoret karena dianggap bukan kebutuhan strategis pemerintah.

Masalahnya penganggaran tidak serta merta BMKG usulkan anggaran. Tentu harus lalui dewan, Kemenkeu, Bappenas dikaji. Itu prosesnya bersama.

Apalagi anggaran untuk tahun 2019 sudah disetujui pada tahun ini. Menurut prediksinya, instruksi Presiden mempercepat pengadaan alat deteksi dini baru terealisasi minimal tahun 2020. Situasi bisa berubah, kata dia, bila presiden melakukan intervensi.

Ia menyayangkan lambatnya pemerintah merespon permintaan alat deteksi dini jenis bencana gempa dan tsunami dari usulan BMKG. Padahal Indonesia berada di zona rawan banyak bencana. Kehadiran alat deteksi dini juga berdampak pada mitigasi bencana yang akan mengurangi korban.

Lambatnya pemerintah akan tanggap bencana mendapat sorotan dari warganet.

“Konglomerat sawit disiram dana segar triliunan,
ternyata emang lebih penting sawit,” komen @andriefauzy.

“Dana difokuskan untuk membangun jalan tol ?,” timpal @gesitikrar.

“Indonesia merupakan wilayah yg rawan bencana, yg seharusnya mengutamakan alat pendeteksi bencana. Tapi ternyata lebih penting pembangunan jalan tol daripada keselamatan warganya,” ujar @Arlyanti2.

Utang bpjs blm dibayar,korban gempa terlantar pada demo dan ini anggaran deteksi bencana pernah dicoret.g berperikemanusian!sontoloyo..
— Joko S?? (@sadono_joko) 25 Desember 2018

Uang dipakai dulu buat acara IMF…
— zul (@kyanom) 25 Desember 2018

Berita sebelumyaHarga Rumah Second Lagi Tertekan, It’s Time to Buy
Berita berikutnyaBerfoto dan Buat Video Di Lokasi Bencana, Jokowi Dapat Surat Terbuka