BNPB: Korban Tsunami Selat Sunda 492 Meninggal, 1.485 Luka-luka, 154 Hilang

0
13

Tsunami di Selat Sunda yang menerjang kawasan Pandegleng, Banten selain menghancurkan banyak rumah dan infrastruktur juga merenggut ratusan nyawa meninggal dan luka-luka.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, berdasarkan data sementara sampai Selasa (25/12) pukul 13.00 WIB, korban meninggal akibat tsunami Selat Sunda sebanyak 492 orang.

“Total 492 orang meninggal dunia dan kemungkinan bisa bertambah, dampak paling parah di Pandeglang Banten,” kata Sutopo pada konferensi pers di BNPB di Jakarta.

BNPB juga mencatat, hingga hari ketiga pasca-tsunami Selat Sunda, sebanyak 1.485 orang luka-luka, 154 orang dinyatakan hilang dan 16.082 orang masih mengungsi.

Gelombang tsunami menerjang Selat Sunda pada Sabtu, 22 Desember 2018. Lima kabupaten menjadi kawasan terdampak. Kelimanya adalah Pandeglang dan Serang di Provinsi Banten, serta Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus Provinsi Lampung.

Berita sebelumyaBMKG: Waspada Gelombang Tinggi 22-25 Desember 2018
Berita berikutnyaBendungan Tigris Surut, Kuburan Nabi Ilyasa Muncul