Erupsi Anak Krakatau Diduga Penyebab Tsunami Selat Sunda

0
14

Erupsi Anak Gunung Krakatau yang terjadi sejak Jumat (21/12) hingga puncaknya mengeluarkan letusan pada Sabtu (22/12) sore, berdampak pada tingginya gelombang laut di selat sunda.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menduga tinginya aktivitas erupsi anak gunung Krakatau meningkatkan gelombang air laut yang menyebabkan air laut meluap ke daratan atau tsunami.

Dampak dari tsunami yang menerjang pantai di sekitar Selat Sunda, khususnya di Kabupaten Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang terus bertambah.

Tsunami terjadi pada (22/12) sekitar pukul 21.27 WIB.

“BMKG masih berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk memastikan faktor penyebabnya,” ujar Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.

Di Kabupaten Pandeglang daerah yang terdampak terdapat di Kecamatan Carita, Panimbang dan Sumur.

Berita sebelumya10 Ucapan Hari Ibu yang Buat Haru
Berita berikutnyaAmbil Alih Freeport dengan Utang Rp 58 Triliun, Fadli Zon: Ini Kebijakan Sontoloyo