Jarah Minimarket, ATM hingga Gudang di Palu, Polisi Tetapkan 45 Tersangka

0
16
Foto CNN

Gempa dan tsunami yang meluluh lantakkan Palu, Sigi dan Donggala sejak JUmat (28/9) membuat warga yang selamat melakukan berbagai cara guna mengisi perutnya yang lapar. Pada sebuah video seorang pemuda bertetiak lapar dan memohon pertolong pada Presiden Joko Widodo.

Warga yang gelap mata pun melakukan sejumlah penjaraghan pada toko, minimarket, ATM, hingga gudang sebuah minimarket di Palu. Mengantisipasi tindakan anakis berlanjut, pihak kepolisian bertindak tegas dengan menetapkan 45 tersangka, Selasa (2/10).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan aksi penjarahan tersebar di lima lokasi berbeda yakni Mal Tatura, ATM Center di Peubungo, gudang PT Adira Finance, Grand Mall, dan butik Anjungan Nusantara.

“Tersangka jumlah 45 orang dari lima tempat kejadian perkara,” kata Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/10).

Dia menyebut, sebanyak 28 dari 45 tersangka diduga pelaku penjarahan di Mal Tatura, kemudian tujuh tersangka lainnya melakukan penjarahan di ATM Center di Peubungo. Lalu satu tersangka penjarahan di gudang PT Adira Finance, serta tujuh tersangka pencurian di butik Anjungan Nusantara.

Dedi menuturkan, dari tangan tersangka polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain, sound system, monitor LCD, mesin pencetak atau printer, amplifier, mesin ATM Bank BNI, linggis, betel, obeng, sepeda motor, pendingin ruangan atau AC, kunci T, kunci inggris, palu, slang, botol, kompresor AC, dispenser, mikrofon, satu karung sandal, satu karung sepatu, serta satu dus pakaian dan celana.

Menurut dia, seluruh tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. “Kasus dalam penanganan tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tengh dan Satuan Reserse Kriminal Polresta Palu,” ujarnya.

Berita sebelumyaViral Video Dokter Minta Tolong Evakulasi Korban Gempa yang Mulai Membusuk
Berita berikutnyaKeji, Tiga Orang Hajar, Injak dan Lempar Ratna Sarumpaet ke Jalan